Jumat, Agu 21, 2026
SOCIOHUB
  • Regional
    RegionalTampilkan Lebih Banyak
    Kebumen Buka Peluang Kerja Sama dengan Australia di Sektor Wisata, Pendidikan, dan Perdagangan
    Agustus 4, 2026
    Bupati Kebumen Sambut Peluang Kerja Sama dengan Australia
    Agustus 4, 2026
    Pemprov DKI Selidiki Pembuangan Sampah Ilegal di Lahan Kampung Dukuh
    Agustus 4, 2026
    Krisis Air Meluas, Pemkab Bandung Barat Percepat Pembangunan 48 Sumur Bor
    Juli 22, 2026
    Respons Keluhan Warga, Wali Kota Agustina Pastikan Perbaikan Jalan Kalipancur Terus Dilakukan
    Juli 7, 2026
  • Nasional
    NasionalTampilkan Lebih Banyak
    Flores Diguncang M7,7, BMKG Catat 4.258 Gempa Susulan dalam Sepekan
    Agustus 21, 2026
    Dugaan Korupsi di Unsoed, KPK Amankan 14 Orang dalam OTT
    Agustus 21, 2026
    Malaysia Siaga Kabut Asap, 108 Sekolah di Serian Ditutup
    Agustus 20, 2026
    Tim Kesehatan TNI AU Siap Layani Warga di Wilayah Terdampak Gempa NTT
    Agustus 19, 2026
    Bagi Hasil 92:8 Jadi Poin Penting dalam Pembahasan Perpres Ojol
    Agustus 19, 2026
  • Internasional
    InternasionalTampilkan Lebih Banyak
    Saudi, Turki, dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan Bersama, Perkuat Keamanan Kolektif di Tengah Gejolak Timur Tengah
    Agustus 8, 2026
    Saudi, Turki, dan Pakistan Pererat Hubungan Militer Lewat Perjanjian Bersama
    Agustus 8, 2026
    Polisi Dalami Tujuan Tiga Wanita Malaysia Membawa Narkoba ke Indonesia
    Agustus 6, 2026
    Tiga Perempuan Malaysia Diamankan di Bandara Soetta, Narkoba Ditemukan dalam Sepatu dan Barang Bawaan
    Agustus 6, 2026
    Teheran Batal Lancarkan Serangan, Kyiv Janjikan Penyelesaian Diplomatik
    Agustus 5, 2026
  • Pendidikan
    PendidikanTampilkan Lebih Banyak
    Komisi X DPR Dukung Bahasa Asing Sejak SD dengan Sejumlah Catatan
    Agustus 15, 2026
    Pemkot Semarang Perluas Akses Pendidikan Lewat Program Sekolah Swasta Gratis
    Juni 24, 2026
    SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Semarang Sediakan 6.000 Kursi Sekolah Gratis
    Juni 9, 2026
    Pemkot Semarang Bayar Tunggakan SPP 122 Siswa dari Keluarga Tidak Mampu
    Februari 27, 2026
    LPDP Respons Polemik Alumni Pamer Status WN Inggris Anak
    Februari 23, 2026
  • Olahraga
    OlahragaTampilkan Lebih Banyak
    Spanyol Taklukkan Argentina dan Jadi Juara Piala Dunia 2026
    Juli 20, 2026
    Spanyol Hadapi Argentina di Final Bersejarah Piala Dunia 2026
    Juli 16, 2026
    Clean Sheet Beruntun, Prancis Makin Dekat dengan Final Piala Dunia 2026
    Juli 10, 2026
    Mesir Ajukan Protes Resmi ke FIFA atas Kepemimpinan Wasit Francois Letexier
    Juli 9, 2026
    Wali kota Agustina Benahi Stadion TLJ, Siapkan Semarang Jadi Magnet Sport Tourism Jawa Tengah
    Juni 11, 2026
  • Teknologi
    TeknologiTampilkan Lebih Banyak
    Masuk Jaringan ASEAN, Wali Kota Agustina Perkuat Tata Kelola Smart City Kota Semarang
    Juni 22, 2026
    Pemkot Semarang dan Ilkom Undip Gelar Kampanye #Ngadudilaporsemar untuk Percepat Respon Penanganan Banjir
    Oktober 26, 2025
    Terbaik dalam Transformasi Digital, Kota Semarang Boyong Penghargaan GM-DTGI Award 2025
    September 20, 2025
    Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Puji Dukungan Masyarakat Mewujudkan Semarang Wegah Nyampah
    September 13, 2025
    Aplikasi Ayo Kerjo, Buktikan Serapan Tenaga Kerja di Jateng Tertinggi Nasional
    Agustus 26, 2025
  • Lainnya
    • Bisnis
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Sosial & Budaya
Reading: Temui ICW, Mensos Siap Evaluasi Pengadaan Program Sekolah Rakyat
Share
SOCIOHUBSOCIOHUB
Font ResizerAa
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Lainnya
    • Bisnis
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Sosial & Budaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Beranda » Blog » Temui ICW, Mensos Siap Evaluasi Pengadaan Program Sekolah Rakyat
Nasional

Temui ICW, Mensos Siap Evaluasi Pengadaan Program Sekolah Rakyat

Muhammad Noorman
Terakhir diperbarui: Juli 24, 2026 1:16 pm
Muhammad Noorman
Dipublikasikan Juli 24, 2026
Share

Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyatakan akan menindaklanjuti sejumlah kritik dan masukan dari Indonesia Corruption Watch terkait pengadaan barang dan jasa dalam pelaksanaan program Sekolah Rakyat.

Contents
Ada Kesamaan Catatan dari ICW, Inspektorat dan BPKICW Soroti Transparansi dan Metode PengadaanMencegah Anggaran Publik Tidak Tepat Sasaran

Komitmen tersebut disampaikan Gus Ipul setelah bertemu dengan perwakilan ICW di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat, 24 Juli 2026. Pertemuan itu membahas sejumlah catatan mengenai pengelolaan anggaran, mekanisme pengadaan, serta potensi penyimpangan dalam program pendidikan yang berada di bawah koordinasi Kementerian Sosial tersebut.

Menurut Gus Ipul, ICW menyampaikan berbagai masukan yang berkaitan dengan proses pengadaan di lingkungan Kementerian Sosial, khususnya pengadaan untuk mendukung operasional Sekolah Rakyat. Masukan tersebut akan dipelajari lebih lanjut bersama jajaran kementerian, termasuk Wakil Menteri Sosial dan unit pengawasan internal.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengabaikan kritik yang dilengkapi dengan data. Kementerian Sosial akan melakukan pendalaman dan mengambil langkah perbaikan untuk mencegah munculnya praktik pengadaan yang tidak transparan maupun berpotensi merugikan keuangan negara.

Evaluasi tersebut dinilai penting agar program Sekolah Rakyat tetap berjalan sesuai tujuan awal, yakni memberikan akses pendidikan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga yang berada dalam kondisi sosial ekonomi paling rentan.

Sekolah Rakyat merupakan satuan pendidikan formal untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah yang menggunakan sistem berasrama. Program ini mengedepankan pendidikan karakter dan kecakapan hidup, dengan seluruh biaya penyelenggaraan ditanggung oleh pemerintah. Penyelenggaraannya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat bersama pemerintah daerah.

Ada Kesamaan Catatan dari ICW, Inspektorat dan BPK

Gus Ipul mengungkapkan bahwa beberapa catatan yang disampaikan ICW memiliki kesamaan dengan hasil pengawasan Inspektorat Jenderal Kementerian Sosial dan Badan Pemeriksa Keuangan.

Kesamaan tersebut akan dijadikan dasar untuk melakukan pembenahan, terutama dalam meningkatkan sistem pencegahan korupsi di lingkungan Kementerian Sosial. Evaluasi tidak hanya diarahkan untuk menyelesaikan persoalan yang telah ditemukan, tetapi juga memperkuat tata kelola agar potensi penyimpangan dapat dicegah sejak tahap perencanaan.

Kementerian Sosial, lanjutnya, terbuka terhadap kritik dan saran dari masyarakat, akademisi, lembaga pengawas maupun organisasi masyarakat sipil. Namun, masukan tersebut diharapkan disertai data yang dapat dipertanggungjawabkan sehingga bisa menjadi bahan evaluasi yang objektif.

Gus Ipul menilai data yang dibawa ICW cukup lengkap dan dapat menjadi referensi bagi kementerian dalam memperbaiki sistem pengadaan Sekolah Rakyat.

ICW Soroti Transparansi dan Metode Pengadaan

Koordinator ICW Almas Sjafrina menjelaskan bahwa lembaganya masih melakukan kajian terhadap pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Kajian tersebut tidak hanya melihat konsep pendidikan yang dijalankan, tetapi juga menelaah tata kelola dan penggunaan anggaran program.

ICW berpandangan bahwa pendidikan yang diselenggarakan pemerintah harus berjalan secara adil, inklusif dan memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat. Karena itu, transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan penggunaan anggaran menjadi hal yang harus diperhatikan.

Sejumlah aspek yang menjadi perhatian ICW antara lain metode pemilihan penyedia, kewajaran harga barang dan jasa, dugaan penggelembungan harga, serta munculnya penyedia yang sama secara berulang dalam sejumlah paket pengadaan.

Meski demikian, catatan tersebut masih berupa hasil kajian dan data awal yang perlu ditelusuri lebih lanjut. ICW menyerahkan informasi yang dimilikinya kepada Kementerian Sosial agar dapat diperiksa dan menjadi dasar untuk memperkuat mekanisme pengawasan.

Mencegah Anggaran Publik Tidak Tepat Sasaran

ICW berharap pemerintah dapat mengambil langkah pencegahan sejak awal mengingat Sekolah Rakyat merupakan program baru dengan kebutuhan anggaran dan pengadaan yang cukup besar.

Pengawasan dinilai semakin penting di tengah kondisi anggaran negara yang terbatas. Dana publik yang dialokasikan untuk program pendidikan harus digunakan secara efektif sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anak-anak dari keluarga kurang mampu.

ICW juga menegaskan bahwa pengawasan terhadap Sekolah Rakyat bukan ditujukan untuk menghambat program. Pengawasan dilakukan agar tujuan sosial dan pendidikan program tersebut tidak terganggu oleh persoalan tata kelola maupun praktik korupsi.

Pertemuan antara Kementerian Sosial dan ICW diharapkan menjadi langkah awal untuk memperbaiki proses pengadaan, memperkuat keterbukaan informasi, serta memastikan setiap penggunaan anggaran Sekolah Rakyat dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Dengan sistem pengawasan yang lebih kuat, program Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya mampu memperluas akses pendidikan, tetapi juga menjadi contoh penyelenggaraan program sosial pemerintah yang transparan, akuntabel dan tepat sasaran.

You Might Also Like

Flores Diguncang M7,7, BMKG Catat 4.258 Gempa Susulan dalam Sepekan
Kota Semarang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026
Bagi Hasil 92:8 Jadi Poin Penting dalam Pembahasan Perpres Ojol
Kasus Tata Kelola Minyak, Anak Riza Chalid Didenda dan Bayar Uang Pengganti
Dugaan Korupsi di Unsoed, KPK Amankan 14 Orang dalam OTT

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
[mc4wp_form]
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Email Copy Link Print
Artikel Sebelumnya Dasco Pimpin Rapat DPR Bersama Sejumlah Menteri Bahas Tindak Lanjut Perpres Ojol
Artikel Berikutnya Trump Berlakukan Tarif Baru untuk 60 Mitra Dagang, Produk Indonesia Dikenai 10 Persen
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer
Komisi III Klaim Maksimalkan Waktu untuk Terima Aspirasi Masyarakat
Bengkulu, Kalsel, dan Jambi Lengkapi Tim Pengibar Bendera Pusaka
Tim Kesehatan TNI AU Siap Layani Warga di Wilayah Terdampak Gempa NTT
Twitter Youtube Telegram Linkedin
SOCIOHUB

Menyajikan berita dan video terkini dari regional, nasional dan internasional dengan sudut pandang dan nilai-nilai lokal. .

  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
  • Tentang Kami
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna atau Alamat Email
Kata Sandi

Lost your password?