FREE MEETING: KEY TRENDS AND RISKS IN NFT GAMES– REGISTER

  • CONTACT
  • MARKETCAP
  • BLOG
sociohub.id
  • BOOKMARKS

[ccpw id=”2210″]

sociohub.idsociohub.id
Font ResizerAa
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Ekonomi

Dua Pabrik Komponen Otomotif Berpotensi Relokasi ke Vietnam, 7.000 Pekerja Terancam PHK

lawangwarta24jam@gmail.com
Last updated: Juni 24, 2026 2:56 pm
lawangwarta24jam@gmail.com
Published: Juni 24, 2026
Share
Pabrik mobil PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang, Jawa Barat. (Dok. TMMIN)

SURABAYA – Sekitar 7.000 pekerja di sektor industri komponen otomotif berisiko terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) apabila dua perusahaan pemasok komponen kendaraan asal Jepang merealisasikan rencana pemindahan sebagian aktivitas produksinya dari Indonesia ke Vietnam.

Informasi tersebut disampaikan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal. Ia menjelaskan bahwa dua perusahaan yang dimaksud, yakni PT J dan PT S, merupakan bagian dari grup industri Jepang yang selama ini menjadi pemasok komponen untuk berbagai merek otomotif Jepang yang beroperasi di Indonesia.

Kedua perusahaan tersebut memiliki fasilitas produksi di Pasuruan dan Mojokerto, Jawa Timur, serta memasok komponen bagi sejumlah produsen kendaraan seperti Toyota, Suzuki, dan Daihatsu, selain juga melayani kebutuhan ekspor.

“Perusahaan ini merupakan bagian penting dari rantai pasok industri otomotif. Ada indikasi sebagian pekerjaan atau lini produksi akan dialihkan ke Vietnam,” ujar Said.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa rencana tersebut masih berada pada tahap awal dan belum menjadi keputusan resmi dari pihak perusahaan. Menurutnya, keputusan akhir tetap berada di tangan prinsipal perusahaan yang berkedudukan di Jepang.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM), Rachmat Basuki, menyebut informasi yang diterimanya mengarah pada dua perusahaan produsen wiring harness yang berada dalam grup Yazaki.

Rachmat menilai perkembangan industri kendaraan listrik di Vietnam menjadi salah satu faktor yang membuat negara tersebut semakin menarik bagi pelaku industri otomotif global. Kehadiran rantai pasok kendaraan listrik yang berkembang pesat dinilai memberikan daya tarik tersendiri bagi investor dan produsen komponen.

Jika relokasi benar-benar terjadi, dampaknya terhadap tenaga kerja diperkirakan cukup signifikan. PT J yang saat ini mempekerjakan sekitar 7.000 orang disebut berpotensi mengurangi sekitar 4.000 pekerja. Sementara PT S yang memiliki sekitar 4.000 karyawan diperkirakan akan mengurangi sekitar 3.000 tenaga kerja.

“Total potensi pekerja yang terdampak dari dua perusahaan tersebut bisa mencapai sekitar 7.000 orang,” kata Said.

Saat ini pemerintah masih berupaya memfasilitasi komunikasi antara manajemen perusahaan dan serikat pekerja untuk memastikan kebenaran rencana tersebut sekaligus mencari solusi yang dapat meminimalkan dampaknya.

Menurut Said, pemerintah juga berupaya mengevaluasi berbagai aspek yang memengaruhi iklim investasi agar perusahaan tetap mempertahankan aktivitas produksinya di Indonesia.

Di sisi lain, industri komponen otomotif nasional saat ini memang menghadapi berbagai tantangan. Rachmat mengungkapkan bahwa penjualan kendaraan di pasar domestik mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir, dari sekitar satu juta unit menjadi sekitar 800 ribu unit per tahun.

Masuknya kendaraan listrik impor secara utuh maupun melalui perakitan sederhana juga dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan industri komponen lokal. Akibatnya, banyak perusahaan komponen beroperasi di bawah kapasitas produksi yang optimal.

Selain itu, daya saing industri nasional masih menghadapi tekanan akibat tingginya ketergantungan terhadap bahan baku impor serta kondisi iklim usaha yang dinilai belum sekompetitif negara-negara tetangga seperti Vietnam dan Thailand.

Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi industri otomotif dan komponen dalam negeri untuk mempertahankan investasi sekaligus menjaga keberlangsungan lapangan kerja di tengah persaingan regional yang semakin ketat.

You Might Also Like

New PM Resmi Dibuka di Pasar Johar, Wali kota Agustina Ingin Jadi Pusat Ekonomi, Kuliner, dan Kreativitas
Sensus Ekonomi 2026 Akan Petakan Kondisi Nyata Pelaku Usaha di Lapangan
Pemerintah Siapkan Solusi Harga Gas Industri, Puluhan Ribu Pekerja Terancam PHK
Purbaya: PPh Final UMKM 0,5 Persen Tetap Dilindungi, Bukan Beban Baru
Rupiah Melemah ke Rp17.879 per Dolar AS Akibat Tensi Geopolitik Timur Tengah

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
[mc4wp_form]
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Email Copy Link Print
Previous Article Semarang Ingin Seni dan Budaya Menjadi Penggerak Baru Pariwisata dan Ekonomi Kota
Next Article Pemkot Semarang Perluas Akses Pendidikan Lewat Program Sekolah Swasta Gratis
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow US

Find US on Socials
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
Subscribe to our newslettern

Get Newest Articles Instantly!

[mc4wp_form]
- Advertisement -
Ad image
Popular News
Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur Tewaskan Tujuh Orang
Rupiah Kembali Tertekan, Dolar AS Sentuh Level Rp17.597
Pemkot Semarang Tekankan Pentingnya Kerja Sama Antardaerah Tangani Banjir dan Rob

Follow Us on Socials

We use social media to react to breaking news, update supporters and share information

Twitter Youtube Telegram Linkedin
sociohub.id

We influence 20 million users and is the number one business blockchain and crypto news network on the planet.

Subscribe to our newsletter

You can be the first to find out the latest news and tips about trading, markets...

[mc4wp_form id=”4″]
Ad image
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?