FREE MEETING: KEY TRENDS AND RISKS IN NFT GAMES– REGISTER

  • CONTACT
  • MARKETCAP
  • BLOG
sociohub.id
  • BOOKMARKS

[ccpw id=”2210″]

sociohub.idsociohub.id
Font ResizerAa
Search
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Nasional

Pemkot Semarang Tekankan Pentingnya Kerja Sama Antardaerah Tangani Banjir dan Rob

lawangwarta24jam@gmail.com
Last updated: Mei 30, 2026 6:34 pm
lawangwarta24jam@gmail.com
Published: Mei 30, 2026
Share
Pemkot Semarang Tekankan Pentingnya Kerja Sama Antardaerah Tangani Banjir dan Rob

GROBOGAN – Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, menghadiri acara Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 yang digelar di Pendopo Kabupaten Grobogan pada Jumat (29/5). Kehadiran Iswar ini adalah untuk mewakili Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng.

Dalam forum strategis yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, jajaran Kepala OPD Pemprov Jateng, serta para kepala daerah se-Kedungsepur tersebut, Iswar menyoroti isu krusial mengenai kelestarian lingkungan, khususnya penanganan banjir dan rob yang masih menjadi tantangan klasik bagi Kota Semarang.

Iswar menyampaikan apresiasinya terhadap paparan Sekda Jateng yang kembali menggaungkan pentingnya menjaga lingkungan hidup. Meskipun Kota Semarang saat ini memiliki kapasitas fiskal yang cukup tinggi di antara daerah lain, persoalan lingkungan seperti penurunan muka tanah (land subsidence) sebesar 10 hingga 12 sentimeter per tahun di kawasan Pantura tetap memerlukan penanganan yang komprehensif.

“Sebagai kota yang berada di wilayah hilir, Kota Semarang berkomitmen menjadi resilient city atau kota yang berketahanan. Namun, beban yang kami hadapi sangat besar karena dipengaruhi oleh kondisi di wilayah hulu,” ujar Iswar.

Secara khusus, Iswar menyoroti Sungai Babon yang hulunya berada di wilayah Kabupaten Semarang dan Kabupaten Kendal. Ia menjelaskan bahwa karakteristik Sungai Babon sangat ganas karena memiliki sudut kemiringan yang besar. Akibatnya, jika terjadi hujan deras di wilayah hulu, debit air akan mengalir dengan kecepatan sangat tinggi dan memicu banjir parah di wilayah hilir, seperti di kawasan Genuk dan Muktiharjo.

Bahkan, Iswar mencatat adanya anomali cuaca yang signifikan pada tahun 2026 ini. Jika biasanya genangan besar di wilayah Muktiharjo hanya terjadi satu hingga dua kali dalam setahun, pada tahun ini tercatat sudah lima kali terjadi banjir. Kondisi ini pun kerap memicu keluhan dan kritik dari masyarakat di media sosial.

“Ini adalah keprihatinan yang harus kita tangkap bersama sebagai persoalan besar. Anggaran fiskal Kota Semarang tidak akan pernah cukup jika hanya dihabiskan untuk menangani persoalan klasik ini secara sepihak. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antardaerah dalam konsep tata ruang yang jelas,” tegasnya.

Iswar menambahkan bahwa penanganan secara teknis, seperti normalisasi sungai atau pengerukan, memang bisa dilakukan. Namun, biaya konstruksi fisik tersebut jauh lebih besar dibandingkan jika semua daerah berkomitmen memperbaiki lingkungan dari sektor hulu.

Menanggapi usulan Bupati Demak dalam forum tersebut, Pemkot Semarang sepakat untuk menggalakkan kembali aksi reboisasi dan penanaman pohon di wilayah atas guna menahan laju air. Langkah ini dinilai selaras dengan visi jangka panjang untuk mewujudkan kawasan Kedungsepur sebagai pusat pariwisata yang berkelanjutan (sustainable tourism).

“Kami berharap forum ini dapat melahirkan pemikiran jangka panjang agar kita bisa bareng-bareng kembali mengelola dan menjaga lingkungan dengan baik demi kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah,” pungkas Iswar.

You Might Also Like

Indonesia Akhiri Penantian 38 Tahun untuk Kembali Taklukkan Oman
Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana sebagai Tersangka Dugaan Korupsi MBG
Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur Tewaskan Tujuh Orang
Hendardji Apresiasi Kemajuan Semarang yang Tetap Menjaga Budaya dan Kerukunan Masyarakat
WTP 10 kali Berturut-turut, Wali kota Agustina Tegaskan Setiap Rupiah APBD Harus Kembali untuk Warga Kota Semarang

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
[mc4wp_form]
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Email Copy Link Print
Previous Article Rupiah Kembali Tertekan, Dolar AS Sentuh Level Rp17.597
Next Article Ajak Anak-anak Yatim Nobar Children of Heaven, Wali kota Agustina Hadirkan Kebahagiaan dan Semangat untuk Meraih Mimpi
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow US

Find US on Socials
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
Subscribe to our newslettern

Get Newest Articles Instantly!

[mc4wp_form]
- Advertisement -
Ad image
Popular News
Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur Tewaskan Tujuh Orang
Rupiah Kembali Tertekan, Dolar AS Sentuh Level Rp17.597
Pemkot Semarang Tekankan Pentingnya Kerja Sama Antardaerah Tangani Banjir dan Rob

Follow Us on Socials

We use social media to react to breaking news, update supporters and share information

Twitter Youtube Telegram Linkedin
sociohub.id

We influence 20 million users and is the number one business blockchain and crypto news network on the planet.

Subscribe to our newsletter

You can be the first to find out the latest news and tips about trading, markets...

[mc4wp_form id=”4″]
Ad image
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?