Kamis, Agu 20, 2026
SOCIOHUB
  • Regional
    RegionalTampilkan Lebih Banyak
    Kebumen Buka Peluang Kerja Sama dengan Australia di Sektor Wisata, Pendidikan, dan Perdagangan
    Agustus 4, 2026
    Bupati Kebumen Sambut Peluang Kerja Sama dengan Australia
    Agustus 4, 2026
    Pemprov DKI Selidiki Pembuangan Sampah Ilegal di Lahan Kampung Dukuh
    Agustus 4, 2026
    Krisis Air Meluas, Pemkab Bandung Barat Percepat Pembangunan 48 Sumur Bor
    Juli 22, 2026
    Respons Keluhan Warga, Wali Kota Agustina Pastikan Perbaikan Jalan Kalipancur Terus Dilakukan
    Juli 7, 2026
  • Nasional
    NasionalTampilkan Lebih Banyak
    Malaysia Siaga Kabut Asap, 108 Sekolah di Serian Ditutup
    Agustus 20, 2026
    Tim Kesehatan TNI AU Siap Layani Warga di Wilayah Terdampak Gempa NTT
    Agustus 19, 2026
    Bagi Hasil 92:8 Jadi Poin Penting dalam Pembahasan Perpres Ojol
    Agustus 19, 2026
    Komisi III Klaim Maksimalkan Waktu untuk Terima Aspirasi Masyarakat
    Agustus 18, 2026
    Bengkulu, Kalsel, dan Jambi Lengkapi Tim Pengibar Bendera Pusaka
    Agustus 18, 2026
  • Internasional
    InternasionalTampilkan Lebih Banyak
    Saudi, Turki, dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan Bersama, Perkuat Keamanan Kolektif di Tengah Gejolak Timur Tengah
    Agustus 8, 2026
    Saudi, Turki, dan Pakistan Pererat Hubungan Militer Lewat Perjanjian Bersama
    Agustus 8, 2026
    Polisi Dalami Tujuan Tiga Wanita Malaysia Membawa Narkoba ke Indonesia
    Agustus 6, 2026
    Tiga Perempuan Malaysia Diamankan di Bandara Soetta, Narkoba Ditemukan dalam Sepatu dan Barang Bawaan
    Agustus 6, 2026
    Teheran Batal Lancarkan Serangan, Kyiv Janjikan Penyelesaian Diplomatik
    Agustus 5, 2026
  • Pendidikan
    PendidikanTampilkan Lebih Banyak
    Komisi X DPR Dukung Bahasa Asing Sejak SD dengan Sejumlah Catatan
    Agustus 15, 2026
    Pemkot Semarang Perluas Akses Pendidikan Lewat Program Sekolah Swasta Gratis
    Juni 24, 2026
    SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Semarang Sediakan 6.000 Kursi Sekolah Gratis
    Juni 9, 2026
    Pemkot Semarang Bayar Tunggakan SPP 122 Siswa dari Keluarga Tidak Mampu
    Februari 27, 2026
    LPDP Respons Polemik Alumni Pamer Status WN Inggris Anak
    Februari 23, 2026
  • Olahraga
    OlahragaTampilkan Lebih Banyak
    Spanyol Taklukkan Argentina dan Jadi Juara Piala Dunia 2026
    Juli 20, 2026
    Spanyol Hadapi Argentina di Final Bersejarah Piala Dunia 2026
    Juli 16, 2026
    Clean Sheet Beruntun, Prancis Makin Dekat dengan Final Piala Dunia 2026
    Juli 10, 2026
    Mesir Ajukan Protes Resmi ke FIFA atas Kepemimpinan Wasit Francois Letexier
    Juli 9, 2026
    Wali kota Agustina Benahi Stadion TLJ, Siapkan Semarang Jadi Magnet Sport Tourism Jawa Tengah
    Juni 11, 2026
  • Teknologi
    TeknologiTampilkan Lebih Banyak
    Masuk Jaringan ASEAN, Wali Kota Agustina Perkuat Tata Kelola Smart City Kota Semarang
    Juni 22, 2026
    Pemkot Semarang dan Ilkom Undip Gelar Kampanye #Ngadudilaporsemar untuk Percepat Respon Penanganan Banjir
    Oktober 26, 2025
    Terbaik dalam Transformasi Digital, Kota Semarang Boyong Penghargaan GM-DTGI Award 2025
    September 20, 2025
    Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Puji Dukungan Masyarakat Mewujudkan Semarang Wegah Nyampah
    September 13, 2025
    Aplikasi Ayo Kerjo, Buktikan Serapan Tenaga Kerja di Jateng Tertinggi Nasional
    Agustus 26, 2025
  • Lainnya
    • Bisnis
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Sosial & Budaya
Reading: Kera Gua Kreo Berpesta, Tradisi Sesaji Rewanda di Semarang Dirawat sebagai Warisan Leluhur dan Daya Tarik Wisata
Share
SOCIOHUBSOCIOHUB
Font ResizerAa
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Lainnya
    • Bisnis
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Sosial & Budaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Beranda » Blog » Kera Gua Kreo Berpesta, Tradisi Sesaji Rewanda di Semarang Dirawat sebagai Warisan Leluhur dan Daya Tarik Wisata
Budaya

Kera Gua Kreo Berpesta, Tradisi Sesaji Rewanda di Semarang Dirawat sebagai Warisan Leluhur dan Daya Tarik Wisata

Muhammad Noorman
Terakhir diperbarui: Maret 30, 2026 8:57 am
Muhammad Noorman
Dipublikasikan Maret 30, 2026
Share

SEMARANG — Suasana khidmat bercampur riuh kebahagiaan telah menyelimuti kawasan Gua Kreo pada Sabtu (28/3). Sepekan setelah Idul Fitri, tradisi Sesaji Rewanda kembali digelar, dan kera-kera yang menjadi penghuni kawasan itu pun “dipersilakan berpesta” melalui sesaji hasil bumi yang telah disiapkan warga.

Tradisi ini tidak sekadar dipertontonkan sebagai agenda wisata, melainkan telah diwariskan lintas generasi dan dijaga sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah serta keseimbangan alam.
Kirab Budaya Dibuka, Gunungan Hasil Bumi Diarak

Prosesi sakral telah diawali dengan kirab budaya yang digelar sejak pagi hari. Tujuh gunungan berisi hasil bumi mulai dari buah-buahan, sayur-mayur, ketupat hingga sego kethek dibawa oleh warga Kampung Talun Kacang, Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati.

Simbol-simbol tradisi pun ditampilkan. Replika kayu jati turut diarak, yang dipercaya merepresentasikan perjalanan Sunan Kalijaga saat mengangkut kayu dari Gua Kreo untuk pembangunan Masjid Agung Demak.

Setelah tiba di lokasi, doa-doa telah dilantunkan sebagai pembuka sebelum hasil bumi dibagikan kepada para kera. Ritual tersebut dilakukan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus penghormatan terhadap makhluk hidup yang diyakini memiliki keterkaitan historis dengan penyebaran Islam di tanah Jawa.

“Monyet-Monyet Ini Konon Membantu Sunan Kalijaga”

Makna tradisi tersebut telah ditegaskan oleh Ketua Pengelola Desa Wisata Kandri, Saiful Ansori. Ia menyebutkan bahwa keberadaan kera tidak dipandang sebagai gangguan, melainkan sebagai bagian dari warisan budaya.

“Monyet-monyet ini konon membantu Sunan Kalijaga, warga di sini diberi tugas dan amanah untuk melestarikan Gua Kreo dan Waduk Jatibarang, termasuk menjaga kera-kera yang ada ini,” ucap Saiful.

Nilai-nilai tersebut telah ditanamkan secara turun-temurun. Oleh sebab itu, harmoni antara manusia dan satwa tetap terjaga hingga kini.

“Makanya warga di sini tidak berani menangkap atau membunuh kera-kera di Gua Kreo. Kami hidup berdampingan dengan mereka satu sama lainnya,” lanjutnya.

Sesaji Rewanda diketahui telah menjadi bagian penting dalam tradisi Syawalan masyarakat Semarang. Rasa syukur atas rezeki, kesehatan, serta keselamatan hidup telah diwujudkan melalui ritual ini.
Nilai pelestarian juga ditekankan. Tradisi ini tidak hanya menjaga hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga dengan alam dan sesama makhluk hidup.

Rangkaian acara telah diperkaya dengan pertunjukan “Mahakarya Gua Kreo” yang digelar sehari sebelumnya. Lebih dari 150 penari dan pemusik telah dilibatkan dalam pertunjukan kolosal tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari, menjelaskan bahwa rangkaian acara telah dirancang secara terintegrasi.

“Rangkaian acaranya sejak tadi malam ada Mahakarya Gua Kreo, yang ditampilkan secara kolosal dengan lebih dari 150 penari dan pemusik. Hari ini dilanjutkan dengan prosesi Sesaji Rewanda,” ungkapnya.

Menurutnya, ingatan kolektif tentang syiar Islam yang dilakukan oleh Sunan Kalijaga terus dihidupkan melalui kegiatan budaya tersebut.

“Ini simbol semangat gotong royong dan persatuan. Kami ingin menyeimbangkan kehidupan manusia dengan flora, fauna, dan alam sekitarnya. Kita bersyukur kepada Allah atas nikmat hidup, di sini semuanya hidup berdampingan dengan rukun,” tandasnya.

Keberadaan kera di Gua Kreo tidak hanya dipandang sebagai bagian ekosistem, tetapi juga sebagai identitas budaya. Interaksi harmonis telah dibangun dan dijaga oleh masyarakat setempat.

Dalam konteks pariwisata, tradisi ini juga telah dikembangkan sebagai daya tarik unggulan. Wisatawan tidak hanya disuguhkan pemandangan alam, tetapi juga pengalaman budaya yang autentik.

You Might Also Like

Dishub Kota Semarang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Sukseskan Festival Wayang Semesta di Simpang Lima
Peringati Pertempuran Lima Hari di Semarang, Agustina Wilujeng Libatkan Generasi Muda Perkuat Patriotisme
Pemkot Semarang Tegaskan Komitmen Hadir Dampingi Anak Muda Hadapi Tantangan Zaman
Rayakan Kirab Budaya, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng: Pawai Gunungan Jadi Simbol Gotong Royong
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Siapkan Skema Konektivitas Kawasan Heritage Semarang Lama

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
[mc4wp_form]
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Email Copy Link Print
Artikel Sebelumnya Tanda Tangani Perjanjian Kerja Sama Penyelenggaraan PSEL, Pertegas Upaya Pemkot Semarang dalam Penanganan Sampah
Artikel Berikutnya Videografer Amsal Sitepu Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi, Vonis Segera Dibacakan
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer
Komisi III Klaim Maksimalkan Waktu untuk Terima Aspirasi Masyarakat
Bengkulu, Kalsel, dan Jambi Lengkapi Tim Pengibar Bendera Pusaka
Gempa M 7,7 Guncang NTT, Tiga Korban Ditemukan di Sikka
Twitter Youtube Telegram Linkedin
SOCIOHUB

Menyajikan berita dan video terkini dari regional, nasional dan internasional dengan sudut pandang dan nilai-nilai lokal. .

  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
  • Tentang Kami
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna atau Alamat Email
Kata Sandi

Lost your password?